Masa Kecil itu identik dengan bermain, bermain dan bermain,
apa saja bisa dijadikan mainan pada masa itu, ada yang dibuat sendiri sesuai
dengan kreativitas masing-masing dan juga didukung oleh ketersediaan bahan, ada
juga yang dibeli, salah satu mainan kesukaan ane pada waktu masih kecil adalah
bermain balon tiup dengan sedotan, pada waktu itu banyak sekali para pedagang
yang menjualnya, bahkan sampai sekarang pun sepertinya mainan ini masih ada dan
masih disukai oleh anak-anak pada masa sekarang. Untuk mengenang kembali masa
kecil yang indah dan keseruan bermain dengan balon tiup ini, maka ane menyusun
thread sederhana ini dengan harapan bisa mengajak kaskuser yang membacanya bisa
bernostalgia kembali dengan masa kecil yang indah tersebut karena masa kecil selalu
menarik untuk dikenang.
Sekilas Tentang Balon Tiup dan Sedotan
Balon tiup dengan sedotan ini merupakan salah satu mainan
yang cukup digemari oleh anak-anak meski tidak bisa dimakan, balon ini berbeda
dengan balon yang biasa ditiup yang terbuat dari karet, sebenarnya bentuknya
tidak seperti balon, namun berupa gel atau getah yang dibungkus seperti cat
lukis, kemudian ada pelengkapnya berupa sedotan warna kuning kecil dan pendek
yang digunakan untuk meniup sehingga berbentuk balon, makanya mainan ini sebut
balon tiup dengan sedotan, kemasannya sangat kecil, seukuran jari kelingking
anak-anak, kemasannya diberi label dan ditempel pada kertas tebal dalam jumlah
tertentu, biasanya di lengkapi juga dengan hadiah untuk lebih menarik minat
anak-anak untuk membeli, biasanya dijual secara eceran disesuaikan dengan
kemampuan belanja anak-anak pada waktu itu. Balon tiup ini satu paket dengan
sedotannya, karena tanpa sedotan, maka kita tidak akan bisa meniup gel tersebut
menjadi balon.
Tentang Hadiah yang ada pada Kemasan Balon Tiup
Daya tarik utama
untuk membeli mainan yang satu ini tentu saja pada gel yang dikemas kemudian
bisa ditiup membentuk balon itu sendiri, namun untuk lebih menarik minat
anak-anak untuk membeli maka diberikan hadiah untuk lebih menarik minat
anak-anak, tidak jarang pula ada anak-anak yang membeli hanya untuk mendapatkan
hadiah yang ditawarkan. Hadiah biasanya berupa pistol mainan dengan peluru
karet yang menempel, gasing plastik, mainan bintang ninja dari plastik serta
berbagai macam hadiah lainnya. tidak semua anak yang membeli bisa mendapatkan
hadiah, hanya mereka yang beruntung saja yang bisa mendapatkannya, untuk
mengetahui apakah mendapat hadiah atau tidak adalah dengan membuka label
kemasan, jika ada tulisan hadiah maka si anak akan memberitahukan kepada
penjual bahwa mereka mendapat hadiah, letak kemasan yang memiliki hadiah akan
ditaruh acak oleh produsen, namun bagi anak yang sudah biasa membeli biasanya
sangat hafal dimana letaknya.
Hal yang Sering dilakukan dengan Balon jika Sudah jadi
Ketika balon sudah terbentuk, maka akan banyak kebiasaan dan
juga hal yang dapat dilakukan oleh anak-anak dengan balon tersebut, ada yang
menggunakannya untuk bermain voli, ada pula yang membuat balon yang banyak
kemudian ditempelkan dengan balon yang lain sehingga banyak, dan yang paling
sering dilakukan setelah balon itu jadi adalah menempelkan pada wajah sendiri
kemudian dilubangi pada bagian mata dan hidung supaya bisa bernafas, jika sudah
seperti ini maka wajah seperti ditempeli dengan masker, rasanya aneh namun
mengasikkan. Selain apa yang ane sebutkan tadi kebiasaan lain yang sering dilakukan
adalah bertanding membuat balon yang lebih besar, cara yang dilakukan adalah
dengan memecah balon dengan menggunakan mulut kemudian ditiup sehinga membesar,
namun ini butuh kehati-hatian karena balon bisa pecah dan bekas tiupan tadi
jika tidak menutup sempurna bisa membuat balon menjadi gembos, dan akhirnya
jika sudah gembos maka alternative terakhir yang biasa dilakukan adalah kembali
pada apa yang ane sebutkan diatas, menempelkannya dimuka seperti masker.
Keisengan yang Sering dilakukan dengan Balon Tiup
Namanya juga anak-anak, tentu saja tidak akan seru jika
tidak ada yang membuat iseng, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisengi
teman, salah satunya dengan menggunakan balon tiup ini. Entah mengapa balon
tiup ini jika dimainkan oleh anak putri akan lebih besar jadinya, dan biasanya
anak cowok akan iseng merebut balon yang sudah jadi tersebut, ada pula yang
mencoba memecahkannya ketika sedang dibuat, bentuk keisengan yang lain adalah
dengan memanfaatkan gel sebelum ditiup untuk ditempelkan pada kursi atau meja
teman, karena bentuknya yang lengket maka jika diduduki akan membekas, seperti
menempelkan permen karet bekas pada kursi, bentuk keisengan lainnya adalah
dengan menempelkan balon atau memecahkan tersebut pada wajah teman secara
tiba-tiba, tentu saja teman akan menjadi kaget, namun itu yang membuat seru,
teman kalo tidak menangis akan mengejar kita, ane dulu paling suka usil dengan
melakukan hal seperti ini
Harus Hati- hati karena Berbahaya
Memainkan permainan balon tiup dengan sedotan ini sangat
mengasikkan, namun ada bahaya yang mengancam dibalik keseruannya, yang pertama
tentu saja pada kebersihan pakaian, anak-anak paling suka menaruh mainan pada
kantung celana atau bajunya, jika gel ini lupa diambil kemudian ikut tercuci
akan menyebabkan bekas pada pakaian, yang kedua adalah pada kebiasaan mengulum
gel sebelum ditiup, anak-anak tidak pernah tahu apa kandungan yang ada didalam
gel tersebut, mereka asal memasukkan saja ke dalam mulut kemudian membasahinya
dengan liur, tentu saja ini akan masuk ke dalam pencernaan, selain itu
kemungkinan untuk tertelan juga bisa saja terjadi, karena itu akan lebih baik
jika anak ingin memainkan balon ini harus ada orang dewasa yang mendampingi,
terutama untuk anak-anak dibawah usia 8 tahun. Jika anak menginginkan mainan
ini maka akan lebih baik jika mereka tidak melalui proses membuatnya, meski
prosesnya itu salah satu tempat asiknya, namun untuk menghindari bahaya yang
bisa saja terjadi maka akan lebih baik jika anak-anak dibuatkan saja balonnya,
jika sudah menjadi balon baru lah itu diberikan pada anak-anak.
Setelah membaca artikel ini apakah kamu mengingat masa-masa sewaktu bermain balon tiup ? asyik bukan ? tentu saja !
Sumber :http://www.kantong.in/threads/552

Tidak ada komentar:
Posting Komentar